La Liga Santander - Real Madrid vs Atletico Madrid

Pakarbola.net – Menjalani laga tandang ke markas Real Madrid, Atletico Madrid sukses menahan imbang tuan rumah melalui skor 1-1. Terkait dengan hasil ini, Diego Simeone, selaku juru latih Atletico mengaku bahwa dirinya cukup bangga dengan hasil yang diraih oleh anak asuhnya tersebut.

Sejatinya, dalam laga tersebit Madrid berhasil meraih keunggulan terlebih dahulu melalui sepakan dari mega bintang mereka, yakni Cristiano Ronaldo. Namun, beberapa menit berselang, bintang Atletico, yakni Antoine Griezmann sukses mencetak gol balasan yang membuat skor menjadi imbang.

Hasil imbang yang diraih oleh Atletico dalam laga tandangnya ke Santiago Bernabeu tentunya  menjadi hasil yang cukup istimewa, Pasalnya, dalam laga-laga sebelumnya stadion kebanggaan Madrid tersebut kerap kali menjadi momok menakutkan dari para klub eropa, termasuk Atletico sendiri yang merupakan rival sekota mereka.

Simeone juga merasa bersukur, bahwa nasib yang dialami oleh mereka lebih baik dari PSG maupun Juventus yang meraih kekalahan ketika melakukan lawatannya menuju kandang Real Madrid. Sebelumnya, ketika menghadapi Barcelona Atletico juga meraih hasil imbang dengan skor sama. Hal ini tentunya patut untuk disyukuri.

“Kami sudah melawan dua kekuatan super seperti Madrid dan Barcelona. Tim seperti PSG dan Juve telah melihat betapa sulitnya menghadapi mereka (Madrid). Apa yang telah kami lakukan dalam dekade ini luar biasa, pendukung Atletico harus bangga dengan bagaimana tim mereka bersaing,” ungkap Simeone, mengutip dari Soccerway, Senin (9/4/2018).

Sejatinya, Simeone menyampaikan bahwa menurutnya anak asuhnya tek memulai laga dengan cukup baik. Namun, dengan kebobolan satu gol ternyata membuat para punggawa Atletico terpacu untuk bermain lebih baik lagi.

“Pada babak pertama mereka lebih baik, tetapi kami kemudian mulai bermain lebih baik di lini tengah dan serangan,” tambah pelatih berpaspor Argentina itu.

“Ketika mereka mencetak gol kami segera merespon, dan kami melihat adanya pertandingan yang bisa kami menangkan bersama Koke dan Correa. Tapi kami bisa saja kalah jika tanpa Oblak,” tutup pelatih berusia 47 tahun tersebut.