Bambang Pamungkas Sebut Laga Persija VS Persib Bukan Laga Klasik

Pakarbola.net – Akhir bulan ini, akan digelar pertandingan antara Persija menghadapi Persib Bandung. Terkait dengan pertandingan antara dua klub besar di Indonesia tersebut, banyak yang menganggap laga ini merupakan laga bigmatch dan el classico-nya Indonesia.

Pasalnya, biasanya laga antara Persija dan Persib tak hanya mempertemukan antara pemain dari kedua tim, namun juga mempertemukan antara suporter dari kedua tim yang tentunya berimbas dengan pertikaian yang terjadi di luar lapangan.

Meski demikian, Bintang Persija, Bambang Pamungkas tak setuju jika lagaa antara klubnya menghadapi Persib disebut sebagai laga klasik. Bahkan, menurut pemain yang biasa dipanggil dengan julukan ‘Bepe’ ini menyampaikan bahwa laga klasik sebenarnya dari Persija adalah ketika menghadapi PSMS Medan.

Lebih lanjut, Bepe mengaku heran terhadap pihak yang menyebutkan bahwa pertandingan antara Persija menghadapi Persib merupakan laga El Classico Indonesia. Karena menurutnya laga tersebut merupakan laga yang biasa saja.

“Saya tentu memiliki alasan mengapa menilai Persija Vs Persib bukanlah laga klasik. Jangankan diberi label ‘Laga Klasik’, kedua tim disebut ‘Rival’ saja rasanya kok juga kurang pas. Mengapa demikian?,” tulis Bepe di Bambangpamungkas20.com.

“Dari apa yang saya tahu (silakan dikoreksi jika salah), rekor penonton terbanyak di liga Indonesia terjadi pada final kompetisi perserikatan antara PSMS Medan melawan Persib Bandung, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pada hari sabtu, tanggal 23 Februari 1985. Jumlah penonton ketika itu diperkirakan mencapai 150 ribu orang,” lanjut dia.

Bagi Bambang Pamungkas, berdasarkan catatan pertemuan antara klub berjuluk Macan kemayoran dan klub berjuluk Maung Bandung tersebut tak dapat dijadikan alasan untuk menganggap bahwa laga dari keduanya merupakan laga klasik. Namun, Bepe lebih setuju jika pertandingan antara Persija dan Persib disebiut sebagai pertandingan yang sarat gengsi baik bagi pemain maupun suporter.

“Saya lebih setuju jika Persija Vs Persib diberi label laga “Sarat Gengsi”. Iya sarat gengsi dan ego dari mereka yang suka memelihara kebencian dalam hati mereka, dan mendapat keuntungan dari perseteruan yang terjadi di luar lapangan,” tandas Bepe.

Sebagai informasi, laga antara Persija dan Persib akan di helat pada tanggal 30 Juni di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian.