Conte Berharap Morata Ambil Pelajaran Dari Kartu Merah yang Di Dapatkan

Pakarbola.net – Sebagai pemain yang diandalkan oleh Chelsea, Alvaro Morata diklaim akan dapat lebih disiplin usai laga menghadapi Norwich City dalam lanjutan Piala FA beberapa waktu yang lalu. Hal ini seperti yang disampaikan oleh juru latih The Blues, Antonio Conte. Terkait dengan laga tersebut, Chelsea memang sukses mengalahkan lawannya melalui drama adu penalti.

Seperti yang kita tahu, bahwa dalam laga tersebut, mantan pemain Real Madrid tersebut harus rela diganjar dua kartu kuning dalam waktu yang cukup berdekatan. Hal ini tentu saja membuat pemain tersebut harus diusir dari lapangan di tengah-tengah pertandingan.

Sebagai informasi, bahwa pemain tersebut harus mendapatkan kartu kuning dalam laga tersebut yang pertama karena menurut wasit ia telah melakukan diving. Selanjutnya, Morata melakukan protes keras terhadap wasit yang memberinya kartu kuning. Dengan protes tersebut akhirnya pemain bersangkutan kembali diganjar dengan kartu kuning keduanya, atau yang mengartikan sebuah kartu merah.

Dengan diberi ganjaran kartu merah tersebut oleh sang wasit, Conte berharap salah seorang punggawanya tersebut untuk kedepannya dapat mengubah sikapnya ketika berada di lapangan. Conte berharap semuanya yang telah terjadi ini juga dapat menjadi pembelajaran bagi pemain tersebut dan pemain lainnya. Disisi lain, terkait dengan Diving, Conte juga setuju bahwa anak asuhnya tersebut yang bersalah.

“Bagi para penyerang, situasi seperti ini bisa saja terjadi. Bagi Alvaro, ini adalah musim pertamanya. Mungkin baginya ini adalah cara pertamanya ketika menghadapi masalah seperti ini. Tapi ia harus mengatasi masalah ini karena ini adalah sebuah masalah bodoh,” tegas Conte, sebagaimana diberitakan Sportsmole, Sabtu (20/1/2018).

“Anda harus bekerja untuk tim dan tidak kehilangan kepercayaan diri. Pelatih mempercayainya, rekan setimnya juga mempercayainya, para penggemar mempercayainya. Saya tidak melihat masalah, tapi ini merupakan pertama kalinya ia berhadapan dengan situasi seperti ini. Jika Anda berdiri di bangku cadangan, maka Anda tidak akan menghadapi tekanan seperti ini. Jadi ia harus belajar menghadapi situasi sperti ini dan harus terus maju menjadi lebih baik,” lanjutnya.

“Saya pikir pemain saya tahu betul akan kesalahannya. Ada kekecewaan untuk kartu kuning pertama, karena pemain tidak pantas mendapatkannya. Tapi pada saat bersamaan, Anda harus belajat mengendalikan diri sendiri. Kartu kuning kedua adalah untuk perbedaan pendapat. Saya setuju dengan kartu kuning pertama, tapi saya tidak setuju dengan kartu kuning kedua. Morata harus melihat kembali dirinya di masa depan,” tuntasnya.