Demi Keberlangsungan Tunamen Liga 1, Menpora Berharap PT LIB Segera Lunasi Utangnya

Pakarbola.net – Sebagai penyelenggara kompetisi Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB) di harapkan dapat segera membayarkan kewajibannya terhadap klub-klub yang mengikuti kompetisi tersebut. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Imam Nahrawi, selaku Menpora RI.

Seperti yang kita tahu, bahwa kompetisi Liga 1 merupakan kompetisi liga sepak bolaa paling bergengsi di Indonesia. Karena itu, sebagai pihak penyelenggara seharusnya PT LIB segera melunasi utang-utangnya kepada para klub yang bersangkutan sebagai bentuk profesionalitas.

“Evaluasi musim lalu, operator harus lebih profesional. Kemudian operator tidak lagi memberikan beban kepada klub, karena klub harus menyesuaikan dengan anggaran. Selain itu juga soal wasit, wasit harus betul-betul dicari yang baik, tidak berpihak, dan berani ambil keputusan.”

“[Poin] yang kedua, regulasi tidak lagi berubah di tengah jalan. Ketiga, utang-utang kepada klub harus dibayar sebelum kick off. Komitmen itu yang kami tunggu dari PSSI,” tutur Imam.

Berdasarkan berita yang berhembus, saat ini PT LIB masih belum juga membayarkan sisa subsidi sebesar Rp2,1 miliar kepada klub yang berkompetisi pada turnamen Liga 1 musim lalu. Bukan hanya itu, dikabarkan saat ini pihak PT LIB juga masih terjerat hutang terhadap beberapa klub di kompetisi sepak bola tingkat dua (Liga 2).

Terkait dengan hal ini, Imam juga berharap pihak PSSI ikut turun tangan terkait dengan permasalahan ini. Hal ini tentunya demi keberlangsungan kompetisi sepak bola tersebut.

Sebagai informasi, bahwa menurut kabar yang berhembus, kompetisi Liga 1 tak akan di gelar sebelum pihak PT LIB memenuhi kewajibannya terkaait utang-utangnya kepada klub ddi musim 2017 lalu. Seperti yang kita taahu, bahwa saat ini kick-off Liga 1 musim 2018 telah mengalami pengunduran. Sebelumnya sempat diperkirakan diselenggarakan tanggal 28 februari, lalu mundur menjadi 3 Maret, dan kini kembali di undur jadi tanggal 10 Maret.