Soccer - England and England Under 21's Press Conference - Wembley Stadium

Pakarbola.net – Roy Hodgson, juru taktik dari Crystal Palace mengungkapkan kekecewaannya atas hasil yang mereka dapatkan saat dihadapkan dengan Manchester City dalam lanjutan pertandingan Liga Inggris musim ini. Dan yang membuat pelatih tersebut merasa sangat kecewa adalah dalam laga tersebut skuadnya tak berhasil memanfaatkan tendangan Penalti untuk mencetak gol.

Padahal, jika klub tersebut sukses mengeksekusi tendangan penalti tersebut, Crystal Palace dapat memberikan kekalahan perdana bagi Man City dalam pertandingan Liga Inggris musim ini. Namun, karena gagal, kedua klub hanya mampu mencatatkan hasil imbang dengan skor kaca mata.

Namun, meskipun gagal memenangkan laga, namun Crystal Palace sukses menjadi klub yang berhasil memutuskan torehan hasil kemenangan berturut yang diraih Man City di musim ini. Seperti yang kita tahu, di musim ini, Man City sukses mencatatkan rekor sebagai tim inggris yang berhasil mencatatkan kemenangan beruntun terpanjang dalam kompetisi Liga Inggris.

Dengan diberikannya tendangan penalti kepada kubu Palace, sebenarnya hal ini menjadi sebuah peluang besar bagi mereka untuk dapat memberikan hasil buruk kepada Man City. Namun, nampaknya memang Man City belum ditakdirkan untuk mengalami kekalahan. Tendangan penalti yang dilakukan oleh Luka Milivojevic berhasil di halau oleh penjaga gawang andalan Man City, yakni Ederson Moraes. Hal ini tentunya makin membuat pelatih tersebut menjadi sangat geram.

“Saya sangat bangga dengan penampilan Palace. Kami tahu bagaimana bermain melawan tim dengan kualitas dan organisasi seperti Manchester City. Namun disiplin kami sangat bagus dan kami berusaha memanfaatkan peluang terbaik untuk menyerang dan kami lihat ada peluang sepanjang pertandingan,” terang Hodgson, melansir dari Sportsmole, Selasa (2/1/2018).

“Itu adalah poin yang bagus dan sebelum pertandingan kami bisa melompat melalui rintangan, namun saat mendapat penalti di akhir pertandingan dan Anda tidak bisa melakukannya, maka ada unsure kesedihan di dalamnya,” lanjutnya.

“Sekarang kami memiliki satu hari untuk beristirahat. Kami memiliki dua pemain yang cedera, sementara mereka juga memiliki dua pemain yang cedera. Jadi intinya kami telah membayar harga tinggi, oleh sebab itu kami akan berupaya kembali ke tingkat kinerja kami,” tuntasnya.