Imbang, Gattuso Sebut Inter Milan Layak Dapat Lebih Banyak Poin

Pakarbola.net – Lanjutan kompetisi di Liga Italia telah mempertemukan antara dua klub yang merupakan rival sekota, yakni AC Milan dan Inter Milan. Dalam laga yang dihelat di markas AC Milan ini, laga hanya berakhir imbang tanpa adanya satupun gol yang tercipta.

Namun, meski demikian, Gennaro Gattuso, selaku juru taktik AC Milan menyampaikan bahwa menurutnya kubu lawan lebih berhak untuk meraih lebih banyak poin dibandingkan dengan skuadnya. Pasalnya, dalam laga tersebut Inter disebutnya telah menampilkan permainan yang cukup hebat.

Mauro Icardi, pemain andalan dari Inter menjadi salah satu pemain yang dalam laga tersebut mampu memainkan perannya cukup baik. Berbagai peluang berhasil ia ciptakan meski akhirnya tak ada satupun gol yang tercipta dari peluang-peluang tersebut.

Sebenarnya, Icardi dalam laga tersebut terhitung beberapa kali menyarangkan bola ke gawang Milan. Namun, pemain tersebut berulang kali juga terjebak offside sehingga gol tersebut akhirnya dianulir oleh wasit.

Dengan penampilan Icardi itulah yang membuat Gattusso menyebutkan bahwa meski imbang sesungguhnya Inter berhak atas lebih banyak poin. Dengan pertandingan tersebut juga membuat pelatih bersangkutan mengakui bahwa rival sekotanya tersebut bukanlah merupakan klub sembarangan.

“Ini adalah perolehan poin, kami mengambil resiko untuk mundur beberapa kali. Inter layak mendapatkan lebih banyak, mereka membuat kami menderita. Kami membuat terlalu banyak kesalahan, saya senang dengan satu poin yang kami dapatkan hari ini,” tegas Gattuso, sebagaimana dilansir dari Football Italia, Kamis (5/4/2018).

“Dalam hal kualitas, kami harus melakukan lebih baik. Ini adalah poin berharga karena kami beresiko kehilangan. Mereka telah mengubahsesuatu secara taktis dalam beberapa minggu terakhir dan dengan mekanisme ini mereka dapat menyebabkan masalah bagi siapa pun,” sambungnya.

“Hal terbaik yang kami lakukan adalah ketika kami menggunakan bola di tengah lapangan. Leonardo Bonucci harus menandai Icardi sehingga dia tidak bisa membangun permainan itu. Kami kadang-kadang menempatkan bola akhir. Namun saya puas karena kami tidak kebobolan saat berhadapan dengan Inter,” tuntasnya.