Ini Alasan MU Tak Terlalu Agresif Berburu Pemain Anyar di Awal Tahun

Pakarbola.net – Dalam bursa transfer musim dingin ini, Manchester United terlihat kurang agresif untuk menghadirkan pemain. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan apa yang dilakukan oleh para klub lainnya yang mana sudah mulai mendatangkan pemain pemain baru di awal tahun ini.

Sebut saja Chelsea, klub asuhan Antonio Conte tersebut sampai saat ini telah mendatangkan seorang pemain anyar untuk memperkuat klubnya. Ia adalah Ross Barkley, pemain jebolan dari akademi sepak bola Everton, yang mereka beli dengan mahar sebesar 15 juta pounds.

Bukan hanya Chelsea, pembelian pemain anyar juga dilakukan oleh Liverpool dimana klub tersebut saat ini telah remi mendataangkan bek baru, Virgil van Dijk ddengan harga yang cukup tinggi, yakni 79 juta euro.

Lalu bagaimana dengan Man United?

Klub tersebut sementara ini terus di kait-kaitkan dengan dua pemain Arsenal, Alexis Sanchez dan Mesut Ozil serta Lucas Moura, yang saat ini masih resmi berseragam PSG. Namun hal ini juga belum begitu jelas karena belum ada kesepakatan resmi dari pihak-pihak bersangkutan.

Disebut kurang agresif dalam bursa transfer musim ini, Jurulatih Man United, Jose Mourinho memberikan komentarnya. Menurutnya, dengan menghadirkan pemain-pemain anyar dalam skuadnya belum tentu akan membuat klub tersebut akan mengalami peningkatan yang drastis dalam pertandingan-pertandingan yang akan mereka hadapi selanjutnya.

“Pada tahap ini, saya tidak berpikir ini tentang pasar transfer. Ada banyak tim yang sudah kuat di Liga Inggris, tidak seperti liga lain di mana sulit bagi tim-tim papan atas untuk kehilangan poin, dan ada sebuah perbedaan yang sangat penting di antara tim pertama dan kedua,” ucap Mourinho, seperti disadur dari Soccerway, Senin (15/1/2018).

“Man City memiliki keunggulan yang sangat nyaman dan mereka bisa duduk di atasnya; ini adalah jenis keunggulan yang memberi banyak ketenangan dan menghilangkan tekanan dari orang yang berada di belakang Anda. Saya telah berada dalam situasi itu,” lanjut manajer manajer Chelsea itu.

“Saya tak berpikir tim-tim yang dekat dari posisi puncak berpikir bahwa mereka bisa menghabiskan uang pada bulan Januari ini untuk menutup celah itu. ini bukan tentang transfer, ini tentang terus menang, mendapatkan jumlah maksimum poin dari sisa pertandingan dan melihat apa yang terjadi,” imbuhnya.