Kesuksesan Man City Sulit Diulangi Di Musim Berikutnya

Pakarbola.net – Di musim ini, memang tak dapat ditampik bahwa Man City berhasil menunjukan performa yang luar biasa. Hal ini dibuktikan dengan satu gelar juara yang telah mereka raih dimusim ini, yakni Piala Liga. Selain itu, klub asuhan Josep Guardiola tersebut juga masih berpeluang untuk meraih gelar-gelar lainnya seperti dalam kompetisi Liga Inggris dan Liga Champions.

Dalam kompetisi Liga Inggris, Poin yang saat ini telah dikumpulkan oleh Man City unggul jauh dengan klub lain, termasuk Man United yang berada di peringkat dua klasemen Liga Inggris. Dalam kompetisi Liga Inggris, Man City bahkan berhasil hanya meraih satu kekalahan.

Tak hanya itu, Man City juga menjadi klub yang berhasil menorehkan kemenangan berturut-turut terbanyak, yakni sebanyak 18 laga mereka menangi secara berturut-turut.Rekor ini berhasil memecahkan rekor sebelumnya yang diraih oleh Arsenal dengan torehan 14 kemenangan secara berturut-turut.

Terkait dengan keberhasilan ini, Guardiola menyampaikan bahwa hal ini akan sulit untuk mereka ulangi dalam musim-musim berikutnya.

“Tidak mungkin. Tidak akan pernah terjadi lagi itu, 18 pertandingan (menang) berturut-turut? Tidak mungkin. Itu tidak mungkin. Lawan selalu ingin mengalahkan Anda. Saya memiliki pengalaman itu. Saya berada di Barcelona empat tahun dengan terus menang. Pada musim berikutnya, tanggung jawab untuk mempertahankan itu akan lebih sulit. Lawan pasti punya ambisi besar untuk mengalahkan kami. Musim depan akan begitu, sangat rumit bagi kami. Itu tidak akan terjadi lagi,” ujar Guardiola, sebagaimana dikutip dari Reuters, Sabtu (7/4/2018).

Sayangnya, Manchester City beberapa lalu harus mengalami kekalahan atas Liverpool dalam leg pertama kompetisi Liga Champions musim ini. Mereka harus takluk atas Liverpool melalui skor 0-3.

Disisi lain, Man CIty akan dipertemukan dengan Man United dalam lanjutan pertandingan Liga Inggris musim ini. Jika Menang, Man City akan memastikan diri menjadi juara Liga Inggris musim ini.

“Tim kami saling mengalahkan. Terkadang tim saya menang, begitu juga sebaliknya dengan Mourinho, sesederhana itu,” tutup Guardiola.