Kondogbia Ingin Segera Keluar Dari Skuad Inter

Pakarbola.net – Geoffrey Kondogbia, salah seorang pemain sepak bola dari Inter Milan yang saat ini tengah berada dalam masa peminjaman bersama Valencia mengaku bahwa dirinya sangat dongkol dengan Inter. pemain bersangkutan juga menyatakan bahwa ia ingin segera melepaskan diri dengan statusnya sebagai pemain Inter.

Pemain bersangkutan mengaklui, bahwa saat ini kondisi klub Inter Milan tengah mengalami banyak masalah. Bahkan lebih dari itu pemain bersangkutan menyampaikan bahwa dirinya mengalami penurunan ketika tergabung dengan skuad Inter. Maka dari itu, ia akan berusaha melepaskan diri dari klub tersebut. Bahkan ada kabar yang menyebutkan bahwa pemain bersangkutan ingin membayar jumlah klausul pelepasan demi dapat melepaskan diri dari klub tersebut.

Saat ini, bermain dengan salah satu klub di Spanyol, Valencia, pemain tersebut merasa cukup senang, meski statusnya saat ini hanyalah sebagai seorang pemain pinjaman.

Sebelumnya, Kondogbia sempat bermain membela AS Monaco, namun pada tahun 2015 lalu pemain tersebut dibeli oleh Inter Milan. Ketertarikan inter kepada pemain tersebut dikarenakan mereka menilai bahwa Kondogbia merupakan salah seorang pemain yang memiliki potensi sebagai peemain berkualitas.

Sayangnya, setelah beberapa lama bergabung dengan klub tersebut, kenyataan yang terjadi justru penurunan performa dari pemain tersebut. Karena itu, akhirnya pihak inter memutuskan untuk meminjamkan pemain bersangkutan kepada klub lain, yakni Valencia.

Untuk ddapat meresmikan Kondogbia menjadi salah seorang punggawa Valencia, biaya sebesar 25 juta euro harus digelontorkan klub tersebut. Terkait dengan hal ini, Kondogbia menyampaikan bahwa dirinya sangat ingin membayarkan uang itu demi segera lepas dari Inter, namun apa daya menurutnya ia belum memiliki uang mencapai jumlah tersebut.

“Jika saya memiliki uang saya akan melakukannya. Saya akan menggunakan uang saya untuk membayar klausul tebus saya. Inter adalah kekacauan total. Saya bertemu dengan empat atau lima manajer berbeda dalam dua thaun dan para pemain biasa berubah setiap tahun. Itulah mengapa ini menjadi hal yang sulit bagi pesepakbola, utamanya yang berusia muda, untuk menjalin persahabtan dengan Inter,” beber Kondogbia, mengutip dari Calcio Mercato, Jumat (23/2/2018).

“Sebuah klub papan atas membutuhkan stabilitas, bahkan jika hal-hal tidak berlangsung bagus pada awalnya; kesinambungan dan stabilitas sepenuhnya diperlukan. Sulit untuk bermain dengan baik ketika para pemain dan manajer berganti setiap saat,” pungkas Kondogbia.