Premier League - Chelsea vs Manchester United

Pakarbola.net – Aksi tak terduga dilakukan oleh salah seorang punggawa Chelsea, yakni Alvaro Morata dalam laga yang menghadapkan antara Cheslea dengan Burnley. Ya, dalam laga tersebut, Morata melakukan protes kerasnya kepada Antonio Conte, juru taktik Chelsea yang menariknya keluar dari pertandingan, dan digantikan oleh Eden hazard.

Terkait dengan aksi tersebut, akhirnya Morata menyampaikan ucapan permintaan maafnya kepada semua pihak, atas apa yang ia lakukan pada saat itu.Ia mengaku, bahwa saat ity dirinya sangat tidak mampu meredam kekecewaannya atas apa yang dilakukan oleh Antonio Conte.

Dalam laga tersebut, Chelsea  berhasil meraih kemenangan tipis melalui skor 2-1. Dua gol yang berhasil diciptakan oleh Chelsea, yang satu mereka dapatkan melalui gol bunuh diri lawannya, sedangkan satu gol lainnya mereka raih dari sepakan Victor Moses.

Morata sendiri sejatinya nyaris menambah keunggulan bagi Chelseamelalui peluang yang tercipta. Namun, sayangnya saat itu tendangannya masih melebar sehingga belum berbuah gol bagi The Blues.

Tak lama dari hal tersebut, Conte memutuskan untuk menarik Morata. Namun, Morata seolah tak terima dengan dirinya di istirahatkan hingga ia marah-mara sera membanting sepatunya ke rumput.

Namun, atas aksinya itu, pemain yang sebelumnya pernah memperkuat Real madrid tersebut merasa menyesal.

“Tiga poin penting bagi kami. Cara terbaik untuk bersiap-siap dalam pertandingan melawan Southampton adalah meraih kemenangan pada pertandingan hari ini. Saya ingin meminta maaf atas reaksi saya ketika saya diperintahkan kembali menuju bangku cadangan ketika saya gagal mencetak gol. Saya benar-benar marah kepada diri saya sendiri,” tulis Morata, sebagaimana dilansir Soccerway, Jumat (20/4/2018).

Terkait dengan hal ini, Conte pun nampaknya cukup memaklumi apa yang dirasakan oleh Morata saat itu.

“Alvaro harus marah karena saat Anda memiliki kesempatan untuk mencetak gol, Anda harus mencetak gold an itu bisa mengubah kepercayaan diri Anda. Ia marah pada dirinya sendiri karena kehilangan kesempatan. Tapi saya harus melihat seluruh penampilannya dan itu tidak mungkin di masa lalu untuk bermain dengan dua penyerang,” tegas Conte.