Roma Lolos Ke Semifinal Secara Mengejutkan, Ini Komentar Kostas Manolas

Pakarbola.net – Seperti yang kita tahu, bahwa hasil menakjubkan berhasil ditorehkan oleh AS Roma dalam kompetisi Liga Champions musim ini. Yups, klub asuhan Eusebio Di Francesco tersebut sukses memastikan diri melangah ke babak empat besar dalam kompetisi Liga Champions musim ini.

Keberhasilan Roma untk melangkah ke babak semifinal tentunya berhasil mengejutkan sebagian besar pecinta sepak bola. Pasalnya, selain lawan yang mereka hadapi adalan Barcelona, yang merupakan raksasa Spanyo, mereka juga telah mengalami kekalahan telak di leg pertama melalui skor 1-4.

Namun, Roma ternyata berhasil bangkit dalam laga leg kedua yang notabene menjalani laga di kandangnya sendiri dengan meraih kemenangan telak melalui skor 3-0. Hasil ini mengantarkan mereka meraih satu tiket ke babak empat besar.

Terkait dengan hasil tersebut, salah seorang punggawa AS Roma, Kostas Manolas, menyebutkan bahwa timnya telah memasang mindset untuk dapat membalas kekalahan mereka di leg pertama lalu pada leg kedua.

“Saya tidak peduli tentang saya berada dalam sejarah. Saya hanya peduli tentang Roma yang mencapai semifinal Liga Champions melawan tim terbaik di dunia, Barcelona. Kami terus percaya sejak leg pertama, karena kami kalah 4-1. Kami memasukkan kerja kami. Kami tahu kami bisa melakukannya dan kami menunjukkan kekuatan kami,” ungkap Manolas, mengutip dari Football Espana, Kamis (12/4/2018).

Namun, meski demikian, pemain bersangkutan juga tak menampik bahwa menurutnya tren buruk mereka dalam beberapa laga terakhir dari semua kompetisi yang mereka lakoni juga cukup mengganggu konsentrasinya untuk menjalani laga di laga leg kedua tersebut.

“Kami datang dari tiga hasil buruk, kami memilik banyak tekanan, tetapi kami memberikan segalanya dan kami membuktikan bahwa jika kami tidak memiliki penonton di belakang kami, tidak ada yang bisa mengalahkan kami,” tambahnya.

“Kami membutuhkan penggemar untuk memberi kami dorongan. Jika mereka selalu berkumpul di sini dalam jumlah ini, Roma bisa menjadi salah satu tim terbaik di Italia,” lanjut pemain berusia 26 tahun itu.

“Kami telah menjadi tokoh nakal di Liga Champions sejak babak penyisihan grup, kami telah menyebabkan masalah bagi semua orang dan kami ingin melanjutkannya di semifinal,” tutupnya.