3 Fakta Menarik Dari Kiper Choirul Huda

Pakarbola.net – Kiper asal Persela Lamongan yaitu Choirul Huda telah menghembuskan nafas terakhirnya pada Hari Minggu 15 November 2017. Choirul Huda meninggal setelah berbenturan dengan rekan sesama timnya yaitu Ramon Rodrigues saat bertanding melawan tim Semen Padang di Stadion Surajaya, Lamongan. Insiden tersebut terjadi pada menit ke-44 ketika tim Persela unggul 1-0 atas gol dari Saddil Ramdani.

Pada saat itu, Choirul Huda ingin memotong umpan terobosan dari Semen Padang. Namun, Ramon berada pada posisi mengejar bola sehingga tidak mampu  untuk menghindari benturan dengan Choirul Huda. Ia adalah sosok ikon utama untuk tim Persela Lamongan dan tak heran, kepergiannya sangat disesali oleh berbagai pihak termasuk mantan pelatihnya yaitu Eduard Tjong. Ia juga mengungkapkan beberapa fakta menarik terkait sosok kiper Choirul Huda.

Fakta Menarik Dari Choirul Huda

Panutan Pemain Muda

Eduard Tjong mengungkapkan bahwa Choirul Huda tidak pernah meskipun hanya sekali merasa menjadi seorang senior di skuat tim Persela. Hal yang justru dilakukan, Choirul adalah selalu melakukan perbincangan dengan rekan sesama tim pada saat sebelum berdiskusi dengan dirinya terkait kondisi Persela. Dia tidak pernah bicara atas nama pribadinya.

Selain sebagai seseorang yang rendah hati, Choirul juga merupakan sosok yang pekerja keras. Seusai pertandingan, terutama ketika ia dan tim Persela kalah, ia akan selalu datang ke Eduard Tjong dan meminta pendapatnya, terutama mengenai penampilan Choirul Huda dan tim ketika berada di lapangan.

Memiliki Bakat Melatih

Pengalaman Choirul dalam menjaga mistar gawang tim Persela membuatnya memiliki bekal yang cukup untuk menjadi pelatih seorang kiper. Choirul juga tak lupa untuk selalu menyerap semua pengetahuan yang selalu ia peroleh dari berbagai sumber agar dapat memperbaiki penampilannya. Misalkan sesuatu yang kurang, pasti besoknya ia akan  mempraktikkan.

 

Pelatih Eduard juga mengaku tidak segan sesekali untuk meminta Choirul agar melatih rekan-rekannya di tim. Choirul memiliki bakat melatih, dan ia juga diketahui berniat untuk menjadi pelatih kiper ketika usai pensiun. Namun sangat disayangkan, impiannya tersebut tidak pernah dapat terwujud lantaran Choirul lebih dulu meninggal dunia.

Pemberi Rasa Aman

Kemampuan terbaik yang dimiliki Choirul Huda menjadikan beberapa rekan sesama tim Persela Lamongan merasa aman ketika berada di pertandingan karena tim lawan akan cukup kesulitan untuk menjebol gawang Persela Lamongan.