Alasan Park Ji Sung Mengatakan Andrea Pirlo Masuk Dalam Jajaran Pemain Terbaik Dunia Tahun 2017

Pakarbola.net – Park Ji Sung telah melihat penampilan dari Andrea Pirlo kala pertandingan Manchester United bertemu dengan AC Milan, dan dia mengatakan jika Andrea Pirlo layak masuk dalam jajaran pemain terbaik dunia. Andrea Pirlo belum lama ini telah mengumumkan segera pensiun setelah kontraknya habis akhir tahun ini bersama New York City FC.

Berusia 38 tahun, Andrea dianggap sebagai salah satu legenda terbaik dunia sepakbola, dengan enam kali juara pada Seri A, dua kali menang Liga Champions, serta berhasil meraih trofi Piala Dunia. Hal tersebut membuat Park Ji Sung merasa yakin jika Andrea layak mendapatkan semua pujian yaitu kemampuan dalam mengumpan, melakukan tendangan bebas, melepas tembakan jarak jauh, dan menciptakan serangan dengan baik.

Beredar isu juga jika Pirlo akan menjadi pelatih Chelsea usai memutuskan gantung sepatu nantinya.

Rencana Pensiun Nadrea Pirlo

Alasan berhentinya Pirlo dikarena kondisi fisik yang sudah tidak mendukung dan menyulitkannya saat berlatih. Karier Pirlo sendiri sudah sejak tahun 1995 bersama dengan Brescia. Selain itu juga pernah bergabung dengan klub-klub terkenal Italia lainnya. Dan gelandang veteran Italia ini telah menyatakan kana pensiun bermain pada akhir tahun 2017 bersamaan dengan berakhirnya kontrak di klub New York City FC.

Meskipun usianya terbilang tua, namun Pirlo masih kerap menjadi andalan untuk timnya. Diketahui seperti ajang Major League Soccer musim 2017, pemain yang mengantar timnas Italia menjuarai Piala Dunia 2006 juga telah tampil sebanyak 15 kali bersama New York City FC.

Keahlian Ajaib dari Andrea Pirlo

Sepanjang karirnya Pirlo dikenal sebagai salah satu ahli tendangan bebas. Pesepak bola asal Italia itu membuat tendangan bebas terlihat mudah baginya. Sedangkan tidak banyak orang yang tahu jika keahlian ajaib yang lain adalah menebak arah tendangan bebas dan penalti lawan. Tebakannya sempat menjadi viral ketika menebak arah tendangan bebas pemain Orlando City, Ricardo Kaka pada tahun 2015 dan menebak arah penalti pemain Chicago, David Accam pada tahun 2016.

Pada 2015, ketika Kaka melakukan tendangan bebas, Pirlo memberitahukan kiper New York City FC Josh Saunders untuk melompat ke arah kiri. Benar saja, ternyata tendangan dari Kaka memang mengarah ke arah kiri. Sedangkan ketika menghadapi David Accam, kiper tidak menurut dengan arahan Pirlo yang menunjuk ke arah kanan karena benar saja David ternyata menendang ke arah kanan sehingga terjadilah gol.