Bukti Jika Gol Atletico Adalah Gol yang Ganjal

Pertarungan sengit terjadi di laga Liga Champions yang mempertemukan antara Atletico dan Leicester City. Adu taktik, skill dan juga kecepatan permainan membuat kedua klub masuk dalam pertarungan yang sengit dan juga penuh dengan kecepatan.

Kedua tim sama-sama menunjukkan performa terbaiknya di lini depan dan mempertahankan dengan sangat baik gawang masing-masing untuk tidak kebobolan. Namun, akhirnya Leicester City harus tunduk dari Atletico setelah Atletico mencetak gol satu-satunya melalui titik putih.

Banyak yang menganggap jika pertandingan ini termasuk pertandingan yang ganjal terutama setelah wasit memutuskan untuk memberikan hadiah penalti pada Atletico. Penalti yang dilakukan oleh Griezman ini akhirnya membawa Atletico unggul 1-0 dari Leicester.

Peluang yang Selalu Gagal

Dari awal pertandingan sebenarnya Atletico sudah cukup membahayakan gawang Leicester. Namun, meskipun hujan tendangan dan kemelut di lini belakang Leicester kerap terjadi tak ada satupun gol yang bersarang ke gawang Leicester.

Dengan serangan yang bertubi-tubi membuat Leicester harus bisa bertahan sekuat tenaga untuk bisa mempertahankan gawangnya dari gol para pemain lawan. Namun, akhirnya hanya gol lewat penalti sajalah yang menyebabkan Leicester harus menyerah pada Atletico Madrid.

Tidak Jelas Berada di Titik Putih

Hal yang membuat ganjal penalti oleh Griezman adalah pelanggaran yang tidak jelas terjadi di titik putih. Awal mula terjadi penalti adalah ketika Griezman melakukan serangan ke pertahanan Liecester dan kemudian ditubruk oleh Mark Albrighton.

Tidak jelas jika pelanggaran tersebut terjadi di dalam kotak penalti. Namun, wasit yang memimpin pertandingan saat ini justru menunjuk titik putih sebagai ganjaran dari pelanggaran yang dilakukan tersebut.

Permainan yang Keras

Permainan yang sengit memang ditunjukkan oleh kedua tim. Bahkan tercatat dalam satu pertandingan antara Leicester City dan Atletico Madrid di babak perempat final leg pertama menciptakan 25 pelanggaran.

Permainan gaya cepat kedua tim yang membuat permainan ini menjadi sangat panas. Baik itu Leicester City dan juga Atletico Madrid sama-sama tim yang lebih mementingkan serangan balik dengan cepat sehingga ketegangan dan suhu pertandingan yang memanas menyebabkan banyaknya gesekan antar pemain.