Pakarbola.net – Performa Arsenal nampaknya memang masih jauh dari kata stabil. Klub yang bermarkas di kota London ini sering bermain angin-anginan dan gagal mendapatkan poin penuh meskipun menghadapi klub yang notabenenya di bawah kelas mereka. Terakhir, Meriam London dipaksa takluk 2-1 oleh tuan rumah Watford.

Tak ayal, kekalahan dari Watford membuat kepanikan yang luar biasa dan sindiran yang menuntut Wenger untuk dipecat semakin santer terdengar. Jika dilihat dari permainan Arsenal ketika melawan Watford kemarin, maka salah satu kesalahan terbesar penyebab kekalahan tersebut adalah tidak padunya duet Elneny-Xhaka dalam mengawal lini tengah dari Arsenal.

Analisis Duet Elneny-Xhaka

Posisi yang Selalu Sejajar

Sebenarnya, lini tengah Arsenal dihuni oleh pemain bertalenta yang bisa bermain dengan sangat baik. Namun, formula yang digunakan Wenger nampaknya tidak berjalan dengan mulus dan terkadang pemilihan pemain yang dilakukan juga salah. Dalam pertandingan kemarin, terlihat Elneny dan Xhaka bermain pada posisi yang sejajar. Hal ini dapat disimpulkan bahwa mereka berdua bermain sebagai center midfielder.

Padahal, tentu saja, harus ada salah satu pemain yang bermain lebih ke dalam untuk mengantisipasi serangan. Dengan bermain secara sejajar, baik Elneny dan Xhaka tidak bisa bertahan dengan optimal dan ketika menyerang pun posisi mereka kurang maju ke depan.

Kurang Kreativitas

Lini tengah memang merupakan kunci pada permainan sepak bola. Dalam hal ini, lini tengah yang padu akan sangat mempengaruhi serangan tim yang akan berbuah gol bagi kemenangan tim. Namun, apa yang terjadi pada pertandingan Arsenal kemarin adalah pertunjukan lini tengah yang minim kreativitas. Tidak ada pergerakan lincah dan umpan tajam yang memanjakan bagi penyerang Arsenal. Hal ini membuat serangan yang dilakukan oleh Arsenal menjadi kurang greget dan mudah terbaca lawan.

Kurang Bertenaga

Kedua pemain tengah ini nampak kurang begitu bergairah dan melakukan pressing yang kuat terhadap pemain lawan yang menyerang. Arsenal sebenarnya memiliki pemain yang militan bermain dengan tingkat semangat yang tinggi, seperti Sead Kolasinac yang dimainkan kemarin. Selain Sead, ada juga Jack Wilshere yang sebenarnya sedang berada di performa terbaik setelah menepi karena cedera.