Gagal di Liga Champions, Lukaku Ingin MU Fokus Piala FA

Pakarbola.net – Kekalahan 1-2 yang dialami oleh Manchester United atas Sevilla akhirnya menghentikan langkah Man United dalam kompetisi Liga Champions musim ini. Hal ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi para pemain dan pendukung MU.

Terkait dengan hal ini, salah seorang bomber The Red Devils, Romelu Lukaku berharap kepada timnya untuk segera move on dari kekalahan tersebut dan fokus dengan laga-laga selanjutnya yang akan mereka hadapi.

“Di ruang ganti, ada banyak pemain yang kecewa karena hasil kekalahan itu (takluk dari Sevilla), karena kami tahu seharusnya kami bisa lebih baik dari itu,” ujar Lukaku, mengutip dari BT Sports, Kamis (15/3/2018).

Terkait dengan kegagalan tersebut, Lukaku menyampaikan bahwa alangkah baiknya para pemain MU kini bangkit dan memaksimalkan diri di kompetisi yang lainnya seperti halnya Piala FA. Sebagai informasi, bahwa Piala FA menjadi turnamen terakhir MU yang memberikan peluang untuk dapat meraih trofi. Hal ini tentunya akarena di Liga Inggri peluang mereka nyaris tertutup.

“Kami tahu kami memiliki kualitas yang memadai dalam tim kami, namun kami tidak menunjukannya. Situasinya saat ini tidak baik untuk kami, tetapi kami harus bangkit dan meraih trofi terakhir musim ini (Piala FA),” tuturnya.

“Trofi itu adalah Trofi FA Cup, namun sejatinya kami ingin melaju jauh di Liga Champions, karena di situlah seharusnya klub seperti Manchester United berada. Namun kami tidak bisa melakukan itu hari ini dan itulah mengapa kami sangat kecewa,” sambungnya.

Tak hanya itu, Lukaku juga memberikan kritik terhadap penampilan klubnya saat dihadapkan dengan Sevilla. Dalam laga tersebut menurutnya para pemain cenderung tak dapat tampil maksimal. Hal ini akhirnya berimbas dengan kesulitannya mereka untuk dapat mencetak gol dalam laga tersebut.

“Ada yang salah dengan pemain Man United. Ada pemain yang bersembunyi di pertandingan ini. Kami memulai laga (lawan Sevilla) dengan baik, tapi kami lalu membiarkan mereka ambil kontrol pertandingan. Kami punya peluang tapi kami tidak cetak gol,” jelasnya.

“Mereka (Sevilla) cetak gol pertama dan sejak itu kami terus mengejar permainan. Kemudian setelah itu mereka mencetak gol kedua yang benar-benar membuat kami kacau. Kami terus menekan, tapi hal itu tidak cukup,” pungkasnya.