Georginio Wijnaldum Sebut Cederanya Salah jadi Petaka Bagi Liverpool

Pakarbola.net – Seperti yang kita tahu, bahwa hal buruk menimpa Mohamed Salah dalam laga final kompetisi Liga Champions musim ini yang mempertemukan antara Liverpool dan Real madrid. Yups, Pemain asal Mesir itu harus mengalami cedera pada bagian bahunya setelah berbenturan dengan salah seorang pemain lawan.

Karena benturan itu, akhirnya pemain yang dimusim ini berhasil meraih penghargaan sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Inggris itu harus ditarik keluar secara dini. Terkait dengan hal ini, Georginio Wijnaldum, selaku salah seorang pemain Liverpool menyampaikan bahwa cedera yang dialami oleh Salah menjadi kerugian yang sangat besar bagi Liverpool.

Sebelum cedera, Salah berhasil berkali-kali mengancam gawang Madrid. Namun, setelah Salah cedera, dan meninggalkan lapangan, Liverpool seperti kehilangan fokusnya. Hal inilah yang akhirnya membuat hasil akhir laga tersebut akhirnya dimenangkan oleh Madrid.

“Kami memulai dengan baik, 30-35 menit pertama saya pikir kami melakukan pekerjaan hebat dan menghentikan mereka dari bermain dan segalanya. Kami menciptakan beberapa kemungkinan untuk mencetak gol, tetapi saya pikir setelah cedera Mo, itu sangat sulit bagi kami,” ungkap Wijnaldum, mengutip dari Goal, Senin (28/5/2018).

Seperti yang kita tahu, bahwa dalam laga tersebut Liverpool takluk atas Madrid melalui skor 1-3, tiga gol yang diciptakan oleh Real Madrid berasal dari satu gol Karim Bezema dan dua gol dari Gareth Bale. Sedangkan gol semata wayang yang berhasil diciptakan oleh Liverpool berasal dari Sadio Mane.

“Itu merupakan pukulan besar bagi tim, tetapi kami masih berhasil pergi ke babak pertama dengan skor 0-0. Kemudian di babak kedua, kami tertinggal 1-0. Kami kembali dengan sangat cepat dan kemudian gol indah dari Bale, dan kemudian gol ketiga benar-benar sulit bagi kami,” pungkasnya.

Dengan hasil ini, Liverpool gagal untuk mewujudkan asanya menjadi juara dalam kompetisi Liga CHampions musim ini. Sedangkan bagi Madrid, keberhasilan mereka kembali meraih gelar Liga Champions di musim ini membuat mereka mencetak rekor baru sebagai klub pertama yang menjuarai kompetisi Liga Champions dalam tiga musim secara berurutan.