Jadi Sumber Keributan Antara Barca dan madrid, Ini Komentar Gerard Pique

Pakarbola.net – Gerard Pique, salah seorang punggawa Barcelona mengaku bahwa dirinya menjadi awal permasalahan yang terjadi antara timnya dan Real Madrid. Menurutnya, pemain bersangkutan telah berbuat ulah dengan mengejek melalui whatsapp group yang berisi para pemain Real Madrid atas ketertinggalan mereka dari Barca dalam kompetisi La Liga.

Seperti yang kita tahu, bahwa saat ini Barcelona berada di puncak klasemen La Liga dengan meninggalkan para pesaingnya dengan selisih poin yang cukup jauh. Sedangkan Real Madrid, saat ini berada di peringkat ketiga, dan terpaut poin mencapai 15 angka dari Barca.

Selisih poin tersebut tentunya cukup jauh, terlebih kedua klub merupakan rival abadi yang terkenal dengan persaingan ketatnya. Karena hal itu, membicarakan tentang selisih poin antara dua klub tersebut tentunya menjadi suatu ha yang riskan menimbulkan suatu masalah.

Karena sindiran yang disampaikan oleh Gerard Pique dalam grup tersebut, akhirnya membuat perpecahan antara kedua klub. Namun, terkait dengan keributan ini, pemain bersangkutan hanya menanggapinya sebagai ajang candaan saja.

“Saya akan membiarkan Anda untuk menggali sedikit informasi yang lebih dalam. Saya hanya memiliki satu teman dari dalam rumah saya dan saya memiliki temain lainnya dari rekan setim saya di Barcelona. Tetapi yang menjadi favorit saya, mungkin saja telah mengejutkan Anda,” cetus Pique, menyadur dari Soccerway, Jumat (23/3/2018).

“Awal musim ini, ketika kami sudah unggul delapan atau sembilan poin dari Real Madrid di Liga Spanyol, saya membuat grup khusus untuk beberapa orang di tim nasional (Timnas) Spanyol yang bermain di Barcelona dan Real Madrid. Yang kami lakukan di dalam grup tersebut adalah berbicara sampaj antara satu sama lain tentang Barca dan Real.

“Kami seperti anak kecil, dan kenyataanya itu sangat lucu untuk saya saat ini. Kini kami unggul 15 poin dari Madrid di Liga Spanyol, sehingga saya menjadi sangat kreatif dalam merespon. Musim lalu, ketika orang-orang Real memenangkan segalanya, mereka merasa cukup baik. Mereka berbicara terus menerus setiap kali saya melihat mereka di pelatihan tim nasional,” tuntasnya.