Kekalahan di Leg Pertama Jadi Ajang Evaluasi Roma Untuk Hadapi Leg Kedua

Pakarbola.net – Pertandingan babak 16 besar Liga Champions antara AS Roma kontra Shakhtar Donetsk telah memasuki leg kedua. Terkait dengan laga ini, AS Roma nampaknya harus bekerja keras demi dapat melaju ke babak perempat final Liga Champions setelah di leg pertama lalu mereka mengalami kekalahan atas lawannya dengan skor 1-2.

Terkait dengan laga tersebut, Eusebio Di Francesco selaku juru taktik AS Roma menyampaikan bahwa dalam laga leg kedua nanti, para punggawa Roma diharapkan dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Hal ini dilakukan demi dapat membalikan keadaan dan meraih satu tiket ke perempat final Liga Champions musim ini..

“Kami semua memiliki satu tujuan untuk lolos dari putaran ini dan maju ke perempatfinal. Untuk melakukan itu, kami perlu bekerja secara kolektif sebagai sebuah tim,” ungkap Francesco, mengutip dari laman resmi Roma, Selasa (13/3/2018).

Kekalahan yang mereka raih di leg pertama lalu digunakan oleh pelatih bersangkutan untuk mengevaluasi kekurangan yang dimiliki oleh timnya. Pelatih tersebut juga menyampaikan bahwa ia berharap dalam laga nanti timnya tak kecolongan terlebih dahulu dari pihak sang lawan.

Di leg pertama lalu, sejatinya Roma berhasil meraih keunggulan terlebih dahulu. Namun, sang lawan nyatanya tak mau tinggal diam dan akhirnya mereka dapat menyamakan bahkanmengungguli klub asal Italia tersebut.

“Kami tidak bisa pergi ke sana untuk berpikir hanya bermain selama 45 menit. Dulu (leg pertama) kami kekurangan konsistensi dalam permainan ini, jadi saya berharap semua hal yang telah kami jalani sejauh ini membuat kami menyadari betapa pentingnya menjaga level yang konsisten sepanjang pertandingan,” tambahnya.

“Kami tidak bisa (melakukan) kesalahan besok, karena kami menghadapi tim yang baik. Kami ingin lolos ke babak berikutnya sehingga kami tidak mampu memiliki satu setengah pun,” lanjut pelatih berusia 48 tahun itu.

Selanjutnya, ia juga menginginkan dalam laga nanti para pemain yang bermain mengisi barisan belakang Roma bermain dengan gemilang. Hal ini mengingat di leg pertama lalu kekalahan mereka juga karena disebabkan karena permainan buruk dari para pemain belakang Roma.

“Tidak seperti leg pertama, penting bagi kami untuk tidak menyerah jika kami memimpin. Kami perlu menjaga keseimbangan, menunjukkan kecerdasan dan konsisten dalam penampilan kami. Kami perlu menghindari kesalahan defensif karena kami tidak bisa melakukan kesalahan defensif,” pungkasnya.