Komentar Mantan Pelatih Atas Raihan Buruk Inter Milan

Pakarbola.net – Sempat dijagokan menjadi salah satu kandidat juara Liga Italia musim ini, nyatanya Inter Milan justru mengalami tren yang kurang baik dalam beberapa laga terakhir. Bagaimana tidak, klub tersebut saat ini telah mengalami sebanyak tiga kali kekalahan secara beruntun. Hasil ini tentunya menunjukan penurunan yang sangat signifikan dibandingkan dengan penampilan mereka di awal-awal musim.

Seperti yang kita tahu, bahwa klub tersebut dalam 16 pertandngan perdana dalam kompetisi Serie A italia mencatatkan hasil tak terkalahkan. Hal ini tentunya membuat klub yang dilatih oleh Luciano Spalletti tersebut menapatkan banyak pujian dari berbagai pihak.

Namun, hasil imbangĀ  yang diraih oleh klub tersebut saat menghadapi Juventus menjadi titik awal atas penurunan performa mereka. Jika sebelumnya, lini depan dan belakang Inter sangat terlihat tangguh, kini lini depan mereka terlihat kesulitan untuk mencetak gol, sedangkan lini belakang mereka terlihat sangat lemah, dan bahkan mudah di tembus lawan. Kenyataan tersebut akhirnya membuat mantan pelatih Inter menyampaikan pendapatnya.

“Awalnya, serangan mereka dilakukan dengan sangat baik. Kini gol yang mereka ciptakan sangat minim. Pada saat ini, membuat penilaian akan tampak tergesa-gesa. Selama beberapa pekan Inter dikatakan sangat kuat. Sekarang, setelah tiga kali kalah, kita berbicara dengan cara yang berbeda,” kata Luigi Simoni, dilansir La Gazzetta dello Sport.

Dalam pertandingan terakhir yang mereka hadapi, Inter Milan harus takluk atas rival sekota nya yakni AC Milan. pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Milan. Satu-satunya gol yang terjadi dari pertandingan tersebut diciptakan oleh Ivan Perisic.

Sebelumnya juga mereka sempat kesulitan saat dihadapkan dengan tim Divisi 3 Italia, yakni Pordenone. Dalam pertandingan tersebut kemenangan Inter diraih melalui Adu Penalti. Kemudian mereka juga mengalami kekalahan atas tim yang notabene berada di bawah mereka, yakni seperti Udinese dan Sassolo.

“Kekalahan di Coppa Italia sedikit menyakitkan. Kekalahan pada laga derby itu tidak bagus dan saya harus mengatakan, melihat permainan, bahwa Milan adalah tim terbaik. Ada beberapa masalah. Saya harap Spalletti bisa memberikan penjelasan,” tegas Simoni yang sudah tak melatih lagi sejak 2012.