Mourinho Sebut Jadwal Padat Sangat Menyenangkan

Pakarbola.net РPernyataan yang menarik dilontarkan oleh juru taktik dari Manchester United, yakni Jose Mourinho. Bagaimana tidak, pelatih berjuluk The Special One itu sempat menyampaikan bahwa dirinya senang dengan momentum  Natal serta tahun baru yang mana biasanya akan terjadi jadwal pertandingan yang super padat.

Bagi pelatih asal Portugal tersebut, terjadinya banyak pertandingan dalam durasi waktu yang saling berdekatan disebutnya menjadi suatu hal yang sangat menyenangkan. Wah… Kok bisa ya???

“Ini (ketiadaan jeda musim dingin) tentu saja punya sisi negatif dan positif. Bagi saya, terutama Boxing Day, sangatlah menyenangkan. Saya sangat menikmatinya. Saya pikir, keluarga-keluarga datang, orang-orang menyukainya. Di seluruh dunia, banyak keluarga yang menyukai sepak bola. Jadi, ini membuat kami memberikan mereka sesuatu yang dicintai,” terang Mourinho seperti dikutip Manchester Evening News, Senin (25/12/2017).

Memperjelas dengan pernyataan tersebut, Mourinho menambahkan bahwa banyak pihak yang sangat suka menyaksikan kompetisi Liga Inggris, terutama adalah pada saat momen tersebut.

“Sejujurnya, saya memikirkan sisi positif dari hal itu dan menyukainya. Saya punya teman dari beberapa belahan lain dunia yang menikmati sepak bola Inggris, terutama pada periode ini. Itu karena kami memberikan mereka tontonan sepak bola.” ungkapnya.

Memang, pelatih bersangkutan tidak memungkiri bahwa dengan dikarenakan padatnya jadwal pertandingan, akan membuat para pemainnya lebih riskan untuk cedera. Namun, yang pasti masalah cedera merupakan hal yang memang menjadi risiko bagi seorang pemain sepak bola, dan itu merupakan hal yang wajar.

“Beberapa pemain meninggalkan lapangan setelah 15 atau 20 menit. Beberapa lainnya tak kuat bertahan hingga 90 menit. Namun, itu tergantung banyak faktor meskipun pada Desember, kami memang membuka pintu bagi datangnya cedera,” ujar pelatih yang juga pernah menangani Chelsea tersebut.

Namun, Mourinho menilai bahwa masing-masing klub memiliki tingkat kepadatan tanding yang berbeda beda. Seperti halnya Man United dan Leicester City yang dinilainya sangat padat yakni dengan adanya empat pertandingan dalam tempo waktu 10 hari. Hal ini yang menurutnya membuat ada pihak yang dirugikan dan sebagian lagi justru diuntungkan.