Nigeria Tak Akan Berbelas Kasihan Terhadap Messi

Pakarbola.net – Lanjutan babak penyisihan grup D Piala Dunia akan mempertemukan antara Timnas Nigeria menghadapi Timnas Argentina. Menatap laga ini, Nampaknya Nigeria memiliki motivasi yang cukup tinggi untuk dapat meraih hasil kemenangan dalam laga nanti. Terlebih, saat ini kondisi Argentina tengah berada dalam keterpurukan setelah belum juga meraih kemenangan dalam dua laga awal.

Hal ini seperti yang diusampaikan oleh Gernot Rohr, sang juru taktik Timnas Argentina yang menyampaikan bahwa mereka tak akan mengasihani mega bintang Argentina, yakni Lionel Messi yang menurutnya saat ini tengah berada dalam keterpurukan.

Saat ini, Nigeria berada di peringkat kedua klasemen sementara group D, dengan torehan satu kemenangan dan satu kekalahan. Kemenangan mereka raih saat dihadapkan dengan islandia, sedangkan kekalahan mereka raih saat menghadapi Kroasia.

Sedangkan Argentina, saat ini menjadi juru kunci grup D, dengan torehan satu kali imbang dan satu kali kalah. Hasil imbang yang diraih oleh Argentina didapatkan ketika mereka menghadapi Islandia. Sedangkan hasil kekelahan, mereka raih dari Kroasia.

Dengan begitu, sebenarnya kedua tim masih sama sama memiliki peluang untuk lolos, dan hasil dari pertandingan nanti sangat menentukan bagi keduanya. Karena itu, Rohr menyebutkan bahwa Nigeria tak akan berbelas kasihan terhadap Messi.

“Kami mencintai pemain hebat seperti Messi, semuanya menyukainya,” ujar Rohr dalam konferensi pers di Saint Petersburg, seperti yang dikutip dari Goal.

“Tapi pertanyaan untuk kami bukanlah tentang laga Piala Dunia terakhir untuknya. Kami di sini bukan untuk melihatnya bermain. Kami di sini ingin meraih hasil yang bagus,” lanjutnya.

“Kami adalah orang profesional dan kami harus mempertahankan warna Nigeria. Di sepakbola, tidak ada ampun, tidak ada belas kasihan. Semuanya ingin menang,” pungkasnya.

Sebagai pelatih Nigeria, Gernot Rohr menyampaikan bahwa ia akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapatĀ  mengantarkan anak asuhnya untuk meraih hasil maksimal dalam kompetisi yang mereka ikuti seperti halnya Piala Dunia.