Strategi Juve dan Barca pada Leg 2 Liga Champion

Pada laga perempat final pertarungan sengit akan terjadi antara Juve dan Barca. Pada leg pertama, Juve berhasil menumbangkan Barcelona dengan skor yang cukup telak yaitu 3-0. Tentu hal ini sangat memalukan mengingat pertarungan ini terjadi di kandang sendiri.

Namun, hal ini tak lantas membuat Juve harus berpuas diri karena bisa saja strategi baru akan diluncurkan oleh Barcelona. Barcelona pun juga harus bisa untuk menemukan taktik baru untuk bisa mengobrak-abrik lini pertahanan dari Juventus.

Berbagai kemungkinan strategi akan digunakan oleh kedua tim ini. Diantaranya adalah sebagai berikut;

Hindari Pelanggaran di Kotak Penalti

Bagi Juventus mempertahankan lini belakang menjadi kunci utama untuk membawa kemenangan dan berhasil masuk ke babak berikutnya. Juventus yang sudah menang pada leg 1 hanya membutuhkan skor imbang untuk memastikan langkahnya ke babak selanjutnya.

Tetapi yang berbahaya adalah Barcelona pasti akan mati-matian menggempur pertahanan dari Juventus. Trio MSN, Messi, Suarez dan Neymar pasti akan berusaha dengan keras untuk bisa membobol ke dalam kubu pertahanan Juve.

Bahkan tak menutup kemungkinan jika pasti ketiga penyerang andalan Barcelona ini akan memanfaatkan setiap celah adu fisik yang terjadi sehingga membuahkan hadiah penalti untuk Barcelona. Saat hadiah penalti diberikan, bisa saja hal ini akan membalikkan keadaan seperti yang terjadi saat laga PSG vs Barcelona pada musim lalu.

Oleh karena itulah, Allegri pasti akan menginstruksikan anak didiknya untuk tidak bermain-main saat di titk penalti. Satu kesempatan saja pasti akan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pemain Barcelona.

Meningkatkan Intesitas

Sedangkan dari kubu Barca pasti juga akan melakukan berbagai strategi untuk bisa menjegal langkah dari Juventus. Salah satunya adalah dengan cara meningkatkan intesitas permainan antar para pemain.

Enrique berpendapat jika kekalahan atas Juventus memang dikarenakan intesitas permainan yang kurang. Sehingga, diharapkan ketika leg kedua nanti Barca bisa menampilkan permainan yang lebih epik lagi.

Meskipun begitu, Enrique juga menyadari jika untuk come back dengan rekor kekalahan sebelumnya yang cukup telak tidaklah mudah. Apalagi melawan klub Nyonya Tua yang saat ini tengah dalam masa menuju puncaknya.