24a

Pakarbola.net – Terjadinya tiga ledakan yang terjadi pada sebuah bus membawa tim sepak bola dari Borussia Dortmund yang akan bertanding menjadi tertunda. Selain itu usai ledakan Dortmund juga mengalami syok dengan terlukanya salah satu pemain Dortmund karena lengannya yang terluka dan serangan dipastikan ditargetkan untuk tim tersebut.

Solidaritas dari Suporter AS

Suporter dari AS Monaco menunjukkan solidaritas yang mereka miliki pada Borussia Dortmund, menyanyikan dukungan karena kecewa dengan pertandingan yang ditunda. Pertandingan Dormunt dan Monaco di babak 8 besar Liga Champions tersebut sudah diputuskan untuk ditunda beberapa jam saja sebelum kick off.

Dengan tertundanya pertandingan Dortmund juga harus menghadapi para fans yang sudah jauh-jauh dari negerinya untuk menyaksikan pertandingan. Tapi para fans juga menunjukkan kepeduliannya dengan menyanyikan yel-yel untuk tim tersebut. Beruntungnya pada kejadian tersebut tidak terdapat korban tewas.

Pertandingan Ditunda

Karena adanya kecelakaan tersebut dan setelah dilakukan perundingan antara Monaco, Dortmund, UEFA & pihak kepolisian kemudian akhirnya pertandingan ditunda. Karena yang terluka juga merupakan salah satu pemain sepak bola dari Dortmund. Pemain tersebut sedang menjalani operasi karena luka yang ada di lengannya dan menghilangkan pecahan dari ledakan.

Selain itu dikarenakan ledakan tersebut, jendela bus menjadi pecah dan ban dari bus tersebut juga ikut meledak seketika. Sebanyak 80 fans yang sudah berkumpul di dalam stadion segera meninggalkan stadion dengan pengawalan polisi. Stadion dan para fans dievakuasi dengan aman dan selamat.

Fans dari Luar Negeri Harus Menginap

Pada media sosial fans Monaco menawarkan bantuan dengan memberikan tempat menginap untuk fans yang sudah datang jauh-jauh dan dengan adanya penundaan pertandingan. Keputusan yang diambil untuk menunda pertandingan Liga Champions tersebut merupakan pilihan yang tepat karena kita perlu memprioritaskan keamanan dan keselamatan semua fans.

Cukup banyak tantangan yang harus dihadapi oleh tim Dortmund setelah ledakan bom tersebut, selain mendapatkan syok dan salah satu pemain yang terluka. Pihak kepolisian sendiri sudah memberikan keterangan bahwa bom tersebut memang ditujukan untuk tim sepak bola tersebut dan dilakukan pada bus yang digunakan oleh tim Dortmund itu sendiri.