Xabi Alonso Sebut, Messi Dapat Ditaklukan Oleh Strategi Mourinho

Pakarbola.net – Tidak dapat dinafikan, bahwa dengan skilnya yang luar biasa, Lionel Messi, pemain asal Argentina yang bermain dalam skuad Barcelona menjadi salas seorang pemain yang paling di segani oleh pemain lainnya. Dengan segala kehebatannya, pemain tersebut juga menjadi kunci sukses dari timnya untuk dapat menjadi pemenang dalam sebuah pertandingan.

Saat diturunkan dalam pertandingan, pemain tersebut terlihat tak egois. Ia juga kerap kali memberikan umpan-umpan luar biasa untuk dapat dieksekusi rekan-rekannya. Hal inilah yang membuat pemain bersangkutan keberadaannya selalu di senangi oleh rekan-rekannya.

Selain kerap kali meraih prestasi secara tim, prestasi individual yang dimiliki oleh Missi juga sangat gemilang. Salah satu buktinya ialah, pemain bersangkutan menjadi pemain yang berhasil meraih trofi Ballon d’Or paling banyak bersama Ronaldo yakni berjumlah lima piala.

Terkait dengan kehebatan yang dimiliki oleh Messi, Xabi Alonso selaku salah seorang mantan pemain Timnas Spanyol menyampaikan bahwa kehebatan dari Messi hanya dapat diatasi oleh pelatih Jose Mourinho. Pelatih yang kerap kali dijuluki The Special One ini di sebut sebut menjadi sosok pelatih yang tahu bagaimana cara mengatasi kehebatan Messi. Menurutnya hal ini seperti yang pernah terjadi ketika Mou menjadi pelatih dari Real madrid beberapa waktu yang lalu.

Pada saat itu, pertama kali Mourinho melatih Madrid untuk menghadapi pertandingan melawan Barcelona, Mou terlihat kaget dengan kemampuan dari Messi. Hal ini membuat Madrid kalah telak dari Barca. Namun, usai pertandingan tersebut dilangsungkan, menurut Alonso Madrid menjadi lebih siap ketika menghadapi Barcelona. bahkan beberapa kali mereka juga meraih kemenangan dari Barcelona yang dihuni oleh Lionel Messi.

“Messi telah banyak memberikan luka terhadap saya, Mourinho dan Sergio Ramos banyak membicarakannya. Kami baru mulai mengontrol Messi ketika saya melakukan penjagaan terhadapnya,” ungkap Alonso, menyadur dari Express, Jumat (15/12/2017).

“Kami mengorbankan posisi saya untuk bisa menjaga dia, namun sekali kami mengontrol Messi, kami bahkan bisa mengontrol pertandingan. Kekalahan 0-5 yang terkenal membuat kami mengubah banyak hal. Pada saat itu kami belum siap berkompetisi, setahun kemudian baru kami siap,” lanjut Alonso.

“Barcelona dominan, namun di akhir 2011 kami tahu kami bisa melawan balik siapa pun dalam empat langkah,” tuntas pria yang turut membawa Spanyol menjadi juara dunia 2010 itu.